Kalau Punya 75,8M, Medel Siap Diterbangkan ke Turki

Kalau Punya 75,8M, Medel Siap Diterbangkan ke Turki
Kalau Punya 75,8M, Medel Siap Diterbangkan ke Turki

Ada indikasi yang menyiratkan, kalau Inter Milan bakal menerbangkan salah satu gelandangnya, Gary Medel ke Turki. Pasalnya, salah satu klub sepakbola asal Turki, Trabzonspor tengah menaksir pemain timnas Chile itu. Adapun, Inter telah melakukan negosiasi dengan Trabzonspor terkait pemindahan Medel.

Sebelumnya Medel diangkut Inter dari Cardiff City, saat digelarnya bursa transfer musim panas 2014. Bermain selama 3 musim, Medel telah merumput lebih dari 100 kali bersama Nerazurri di berbagai ajang. Adapun, pemain berumur 29 tahun itu sudah mengemas 1 gol dan 6 assist buat Tim Biru Hitam.

Kendati sudah awet di Inter, kelanjutan karir Medel pun menjadi spekulasi kala masuknya Luciano Spalletti sebagai pelatih Inter yang baru.

Boca Juniors tadinya sempat tertarik untuk membawa Medel pulang. Sayang, mantan klubnya itu tidak punya kocek senilai harga banrol yang dilabeli Inter kepada Medel. Yakni, sekitar 7,000,000 Euro atau setara dengan 106 Milyar Rupiah. Ditengah ketidaksanggupan Boca mengangkut Medel, Trabzonspor pun menyodorkan diri untuk membeli Medel. Dimana kabarnya, klub besutan Ersun Yanal itu menyanggupi jumlah uang tebusan yang ditodongkan oleh Inter.

“Kesepakatan antara kami dan Inter soal Medel sudah bulat”, kata Muharrem Usta selaku Presiden klub Trabzonspor saat ditemui Sporx dan Football Italia.

“Kalaupun proses transfer kami gagal, kami sudah punya 2 pemain lain sebagai alternatif pengganti Medel”, imbuh Usta lagi.

Sejauh ini, media telah melakukan investigasi dan mengetahui berapa jumlah harga yang sudah disanggupi Trabzonspor untuk memboyong Medel dari San Siro. Yaitu, sebesar 5,000,000 Euro atau sebanding dengan 75,8 M jika diRupiahkan.

Juve Dekati Matuidi Lagi Dengan Uang 228M

Juve Dekati Matuidi Lagi Dengan Uang 228M
Juve Dekati Matuidi Lagi Dengan Uang 228M

Hanya lantaran gagal untuk mengangkut Blaise Matuidi dari PSG (Paris Saint Germain) pada musim lalu, tak lantas membuat Juventus patah arang untuk kembali mendekati gelandang berusia 30 tahun itu.

Tadinya selepas Paul Pogba ditendang dari Juventus, Matuidi sudah kencang digosipkan bakal pindah ke Tim Nyonya Tua. Mengingat kelanjutan karirnya di PSG saat itu tengah menjadi spekulasi. Namun begitu, kepastian proses transfer Matuidi mendadak hilang ditelan bumi dan ia pun masih merumput untuk PSG.

Disisi lain, minat Juve terhadap pemain timnas Prancis itu ternyata belum surut. Pada musim panas ini, Juve kembali melakukan pendekatan kepada Matuidi lagi. Dimana mereka melihat adanya peluang, saat kontrak Matuidi di PSG akan habis pada akhir tahun 2018 besok. Dengan kondisi tersebut, maka PSG pun harus buru-buru menjualnya ke klub lain. Andaikata The Parisians tidak mau kehilangan pemainnya itu dengan percuma.

Sejauh ini, pembicaraan sudah dilakukan lagi oleh manajemen Juve kepada agensi Matuidi, Mino Raiola lewat telpon. Dimana, mereka sudah janjian untuk kopi darat pada hari Selasa besok (4 / 7 / 2107). Kabarnya, Juve berani menggelontorkan uang dengan nilai maksimal 15,000,000 Euro atau setara dengan 228 Miliar jika di- Rupiahkan.

Usaha merekrut Matuidi memang menjadi plan b Bianconeri, setelah mengalami problem dalam mengangkut Steven N’Zonzi yang merupakan penggawa Sevilla. Harga bandrol Sevilla sebesar 40,000,000 Euro untuk N’Zonzi, dinilai Juve terlalu mahal.

Selain mendekati Matuidi, Serge Aurier juga menjadi pemain PSG lain yang tengah dibidik Juve. Dengan ekspektasi, peran Aurier yang mampu bermain multi posisi sebagai bek kanan, tengah, ataupun kiri bisa memperkuat lini pertahanan mereka.

Mending Rooney Pindah ke China

Mending Rooney Pindah ke China
Mending Rooney Pindah ke China

Sadar kalau tenaganya sudah mulai terpinggirkan di MU (Manchester United), Wayne Rooney berniat untuk mencari klub baru di musim depan.

Niat itu muncul kala pada musim lalu, Jose Mourinho kerap menaruh sang kapten di bangku cadangan. Apalagi, terdengar kabar kalau Mou hendak merekrut penyerang baru pada bursa transfer musim panas tahun ini (2017).

Dari perbincangan di publik, sejumlah klub sudah menyodorkan penawaran untuk menarik Rooney. Sebut saja salah satu klub Liga Premier, Everton dan beberapa klub di MLS dan Liga China. Namun, salah satu pengamat sepakbola, Eriksson menyarankan kepada striker 31 tahun itu memilih tawaran bermain di klub Liga China.

“Saya sarankan Rooney untuk bermain di China. Disana dia akan mendapat pengalaman baru yang baik”, kata Erikkson yang dulu sempat menangani klub sepakbola di China itu.

Dulunya, Erikkson pernah menjadi pelatih di sejumlah klub China seperti halnya Shanghai SIPG, Shenzhen FC dan juga Guangzhou.

“Apalagi China negara yang indah. Saya yakin Rooney dan keluarganya akan kerasan tinggal disana”, ujarnya lagi sepertin yang terlansir di ESPN.

“Untuk masalah kehidupan keluarganya, saya rasa Rooney tidak perlu pusing. Ada banyak sekolah internasional, mulai dari Taman kanak-Kanak untuk menyekolahkan anak-anaknya yang masih kecil disana”.

“Mungkin dia (Rooney) dan keluarganya hanya harus beradaptasi di soal bahasa. Namun kalau tinggal di Shanghai dan Beijing, disana banyak sekali orang Barat. Saat saya tinggal disana, saya sering sekali bertemu orang Swedia dan Eropa lainnya. Mereka rata-rata bekerja untuk perusahaan besar yang membuka cabang di China”.

“Sebai pemain yang punya nama besar seperti Rooney, saya yakin betul ia akan disambut dengan sangat baik disana”, papar manajer Shenzen FC itu.

Sebagai pemain yang termasuk sudah uzur, saran Eriksson hendaknya memang didengar oleh Rooney. China memang terkenal sebagai negara yang klub-klub sepakbolanya berani membayar mahal untuk merekrut pemain-pemain asing. Sesuai dengan kondisi Rooney yang karirnya kian meredup seiring bertambahnya usia di Liga Premier.

Gabigol Diprediksi Bakal Dipinjamkan Inter

Gabigol Diprediksi Bakal Dipinjamkan Inter
Gabigol Diprediksi Bakal Dipinjamkan Inter

Untuk saat ini, Gabriel Barbosa harus ikhlas dipinggirkan oleh Inter Milan untuk musim depan. Inter dikabarkan sudah mengumumkan bahwa siap meminjamkan Gabigol pada klub mana saja yang berminat.

Sebelumnya Gabigol dibeli Inter dari Santos setahun yang lalu (Juni 2016), dengan ekspektasi bakal memperuncing lini serangnya. Sayang, performa striker asli Brazil itu berada diluar harapan Inter.

Alhasil selama bergulirnya musim lalu (2016 – 2017), Gabigol tak pernah lagi dipasang sebagai starter di Serie-A. Ia pun cuma mampu menyumbangkan gol semata wayang bagi klub berjuluk Internazionale itu. Tak heran, jika publik menspekulasikan kelanjutan karirnya di Inter.

Belakangan, klub Las Palmas digadang-gadang tengah jatuh hati pada Gabigol. Kendati, rumor tersebut ditepis mentah-mentah olehnya. Ia justru menegaskan kalau hatinya tetap berada di Nerazzurri. Selain itu, ia pun berharap diberi kesempatan untuk memperbaiki diri oleh pelatihnya, Luciano Spalletti di musim depan.

Disisi lain, Wagne Ribeiro, agensi dari Gabigol sudah menyatakan di media kalau kliennya itu positif bakal dipinjamkan Inter di musim depan.

“Saya sudah ditelpon Inter. Mereka mengatakan kalau memang ingin meminjamkan Gabigol di musim depan”, papar Ribeiro saat ditemui Soccerway.

“Bagusnya dengan dipinjamkan ke klub lain, Gabigol lebih berpeluang untuk menambah jam terbang bermain”, tandasnya.

Sejumlah klub asal La Liga dan Liga Premier juga disebut Ribeiro sudah mengirimkan proposal untuk meminjam pemain timnas Negeri Samba itu kepada klubnya, Inter Milan.

Kembalilah Pulang ke AC Milan, Ibra

Kembalilah Pulang ke AC Milan, Ibra
Kembalilah Pulang ke AC Milan, Ibra

Tersemat predikat bebas transfer pasca distop kontraknya oleh Manchester United (MU), AC Milan diusulkan untuk segera memanggil pulang bomber 35 tahun tersebut.

Sejatinya, kiprah Ibra di Setan Merah amatlah ciamik. Selama bermain bersama MU pada musim kemarin, pria kelahiran Swedia itu sudah mempersembahkan 28 gol. Namun sayang, Ibra didera cidera parah pada ligamennya saat bermain di Liga Eropa.

Menjadi pemain super oke nan lajang, tentu saja profil Ibra banyak ditaksir para klub. Mulai dari klub asal Italia, Inggris dan juga Amerika disebut tengah memburunya.

Disisi lain, AC Milan sangat didorong untuk memanggil Ibra kembali pulang ke San Siro. Hal ini disampaikan langsung pula oleh Silvio Berlusconi, mantan pemilik Rossoneri.

“Saya sangat senang sekali, bila Ibra berseragam AC Milan lagi mulai musim depan”, ujar Berlusconi kepada Football Italia.

“Mungkin dia sudah termasuk uzur, tapi skill-nya masih ok. Masih sangat berguna bagi AC Milan”, terusnya.

“Saya sangat berharap, pada musim depan Ibra sudah mengenakan jersey Milan nomor punggung 9”, tuntas pebisnis asal Italia 80 tahun itu.

Sebelum ini, Ibra memang pernah bermain di AC Milan selama 2 musim. Yakni pada tahun 2010 – 2011, yang dilanjutkan pada 1 musim berikutnya hingga 2012. Selama 2 musim bergabung, dia ikut membawa AC Milan 1 kali menjuarai Liga Serie-A dan 1 kali menjuarai Piala Super Italia.