Martin Odegaard Dikontrak Real Madrid Lagi

Martin Odegaard Dikontrak Real Madrid Lagi
Martin Odegaard Dikontrak Real Madrid Lagi

Kebenaran informasi tersebut sudah dikonfirmasi langsung lewat mulut Martin Odegaard sendiri. Gelandang muda asal Norwegia berumur 18 tahun itu membenarkan, kalau dirinya memang sudah diikat kontrak baru oleh klub raksasa La Liga, Real Madrid. Kendati, Odegaard enggan mengungkap berapa lama durasi kontrak tersebut bakal berlaku.

Tadinya, kontrak Odegaard diketahui bakal berakhir pada tahun depan (2018). Namun Odegaard megatakan, kalau kontraknya sudah dieksten lagi oleh klub.

“Ya, setidaknya saya positif akan bertahan lebih lama lagi di Santiago Bernabeu”, tegas Odegaard.

“Lalu, benarkah kontrak Anda yang baru akan berlaku hingga tahun 2021?, tanya wartawan ESPN FC.

“Saya rasa hal tersebut tidak perlu terlalu dipusingkan. Hal yang lebih penting adalah saya akan membuktikan kepada Madrid, kalau saya memang layak dipertahankan”, sahut Odegaard menjawab sang wartawan.

Perekrutan Odegaard pada 2 tahun lalu oleh El Real memang sempat ramai diperbincangkan. Pada usianya yang kala itu masih menginjak 16 tahun, Odegaard yang diangkut dari Stromsgodset langsung dimainkan di Real Madrid Castilla. Performanya pun bisa dibilang impresif. Dari 62 kesempatan merumput, ia berhasil membidani 5 gol di semua ajang. Walaupun demikian, Odegaard dinilai belum layak untuk dimainkan bersama-sama dengan Cristiano Ronaldo cs di tim inti Los Blancos.

Alhasil, manajemen Madrid memutuskan untuk meminjamkan Odegaard ke salah satu klub yang berkompetisi di Liga Belanda, Heerenveen. Disana, jam bermainnya pun bertambah. Heerenveen selalu memasangnya sebagai starter pada 3 laga Eredivisie, termasuk bermain sebanyak 17 kali di berbagai ajang.

Messi Tak Mampu Lobangi Pertahanan Betis

Messi Tak Mampu Lobangi Pertahanan Betis
Messi Tak Mampu Lobangi Pertahanan Betis

FC Barcelona mengawali musim 2017 / 2018 -nya dengan kemenangan 2 – 0 atas Real Betis pada laga kandang barusan (Senin, 28 / 8 / 2017) WIB. Satu gol memang dikreasi gelandang bertahan Barca, Sergi Roberto, namun 1 gol bunuh diri yang dikreasi Betis menyempurnakan kemenangan Los Cules.

Terlepas dari gol-gol tersebut, ada 1 fenomena yang mencuat terkait dengan penampilan sang mega bintang Lionel Messi. Sejatinya La Pulga juga terlibat dalam proses terciptanya gol pertama, namun kala berniat membidani gol kedua buat Barca Messi pun harus terhadang oleh kokohnya pertahanan tim Andalusia. Akibatnya, tembakan yang langsung dilesakkannya secara spontan tersebut harus melenceng dari gawang Betis. Berdasarkan statistik, 4 dari 7 shot Messi semuanya melebar dari gawang kubu tamu. Sedangkan, 3 lainnya harus mencium mistar. Tak elak, jika ketidakmampuan Messi menelanjangi pertahanan Betis pun menjadi buah bibir.

Belakangan, performa Messi di lini depan Barca memang relatif agak merosot. Ini terjadi selepas kepergian Neymar jr ke Prancis untuk bermain bersama Paris Saint Germain (PSG) dan Luis Suarez yang masih harus menjalani masa pemulihan dari cidera. Tampil tanpa dua rekannya di trio MSN (Messi, Suarez, Neymar) sepertinya memberikan dampak psikologis bagi juru gedor berumur 30 tahun itu. Alhasil, lini serang Barca bagaikan tidak ada nyawanya. Lalu, bagaimana kiprah pemain asal Argentina itu di Barca pada musim ini selanjutnya? Mungkinkah akan tambah melempem bak kerupuk putih di kuah soto?

Valverde Puji Pemain Serepnya di Barca

Valverde Puji Pemain Serepnya di Barca
Valverde Puji Pemain Serepnya di Barca

Tanpa didampingi Trio MSN, Barcelona memang tampil pincang saat menyambut Real Betis di Camp Nou dini hari tadi (Senin, 21 / 8 / 2017) WIB. Kendati begitu, Barca tetap menuntaskan laga dengan kemenangan 2 – 0 atas tim tamu lantaran peran sejumlah pemain cadangan.

Selain harus mengikhlaskan kepergian Neymar ke klub kakap asal Prancis, Paris Saint Germain (PSG), kepincangan Blaugrana semakin bertambah kala Luis Suarez harus absen. Pasalnya, sang juru gedor kelahiran Uruguay 30 tahun silam itu sedang menjalani proses pemulihan cidera dan diperkirakan baru bisa merumput lagi 3 minggu kedepan.

Masalah juga tidak hanya bercokol di lini depan saja, namun juga pada lini tengah dan lini bertahan Barca. Sama seperti Suarez, Andre Iniesta yang biasa berperan sebagai gelandang dan Gerard Pique yang mengisi posisi bek juga tengah menjalani recovery.

Namun, siapa sangka Sang Dewi Fortuna masih berpihak kepada klub asal Catalan itu. Barca tetap menuntaskan pertandingan pekan 1 La Liga itu dengan kemenangan 2 – 0 atas Real Betis. Bukan karena Barca tetap oke tampil dengan 1001 macam masalah, namun karena gol bunuh diri yang dikreasi oleh Alin Tosca dan juga Sergi Roberto.

Dengan kemenangan telak tersebut, lantas Barca berhak mendapat tambahan 3 poin di klasemen sementara La Liga.

Disisi lain, sang pelatih, Ernesto Valverde beranggapan kalau kemenangan squadnya tidak terjadi semata-mata karena kebetulan. Akan tetapi karena peran para pemain cadangan yang sangat membantu Barca pada saat yang genting.

“Kalau tidak ada mereka (pemain cadangan), bisa jadi Barca tidak bakalan menang seperti ini”, puji Valverde.

Kemenangan Barca pada minggu pertama di La Liga memang bermakna besar. Hal ini menunjukkan kalau mereka tetap tegar, walau kemarin sempat dipecundangi telak-telak oleh Real Madrid pada ajang Piala Super Spanyol.

“Lagipula, kemenangan ini membuktikan kalau kami punya squad yang bermental baja. Kami tidak larut berlama-lama dalam hasil buruk”, imbuh pelatih asal Spanyol berumur 53 tahun itu.

Siapa Bilang Madrid Mau Jual Bale

Siapa Bilang Madrid Mau Jual Bale
Siapa Bilang Madrid Mau Jual Bale

Mendengar isu kalau salah satu gelandangnya, Gareth Bale mau disikat Jose Mourinho, Florentino Perez Sang Presiden Real Madrid pun turut angkat bicara. Perez secara tegas mengatakan kalau Bale tetap akan bertahan di klub.

“Tidak usah diperdulikan semua isu tentang Gareth. Ia tidak akan kemana-mana dan tetap bertahan di klub”, ujar milyuner asal Spanyol itu.

Sebelum ini, gosip tentang gelagat Mou memang berhembus sangat kencang di media. Seiring dengan pemberitaan miring kalau Los Blancos sudah tidak membutuhkan tenaga Bale lagi di squad -nya.

Keputusan akhir The Special One dalam menciduk Bale ke Old Trafford pun, dinilainya lewat kompetisi perdana Piala Super Eropa WIB dini hari barusan (Rabu, 9 / 8 / 2017). Sayang pada laga yang mempertemukan Madrid dengan MU tersebut, Bale ikut diturunkan oleh Zinedine Zidane, sang pelatih. Sontak, harapan Mou untuk memboyong pemain berumur 28 tahun itu pun mendadak sirna. Apalagi, Bale dipasang Zidane sebagai starter hingga menit ke 74 dan turut meyumbang assist bagi gol Madrid yang dicetak Isco.

“Game over sudah. Tidak usah memikirkan Bale lagi”, keluh Mou pada konferensi persnya pasca bertanding melawan Madrid.

Sementara itu, Perez juga menambahkan kalau Bale bukanlah pemain ece-ece yang bakal dilepasnya begitu saja. Baginya, Bale masih terkategori sebagai pemain terbaik level dunia.

“Lagipula, mana mungkin saya sembarangan melepas Gareth. Dia itu pemain yang bisa dibilang masuk kedalam daftar pemain terbaik tingkat dunia”, sambung Perez kepada Football de Espana.

Dengan tetap bertahannya Bale di Santiago Bernebeu, maka pria asli Inggris itu sudah mengabdi selama 5 tahun di Madrid. Bale pertama kali berganti seragam, saat dipinang Madrid dari Tottenham Hotspur tahun 2013 silam. Kedepan, kontrak Bale di Madrid masih terus berjalan hingga tahun 2022 mendatang.

Tikus Korup Bersarang di Federasi Sepakbola Spanyol

Tikus Korup Bersarang di Federasi Sepakbola Spanyol
Tikus Korup Bersarang di Federasi Sepakbola Spanyol

Situasi tersebut ternyata sudah tidak asing lagi bagi Javier Tebas, selaku Presiden La Liga Spanyol.

Pada awal pekan ini (Selasa, 18 / 7 / 2017), Presiden RFEF (Federasi Sepakbola Spanyol), Angel Maria Villar ditangkap pihak berwajib, lantaran tersandung kasus dugaan korupsi. Tidak tersandung sendirian, kasus korupsi tersebut disinyalir juga ikut melibatkan putranya yang bernama Gorka dan sejumlah anggota RFEF lainnya. Bapak dan anak ini pada akhirnya harus diciduk Pengadilan Tinggi Spanyol, lantaran sedang gencar-gencarnya melakukan operasi anti korupsi. Dimana Villar dan putranya, Gorka dituduh telah menyalahgunakan jabatan yang dipegangnya dengan melakukan penipuan dokumen resmi dan mencatut uang.

Tentu saja, penangkapan ini sangat membuat para pencinta sepakbola di Spanyol terkejut bukan kepalang. Pasalnya, Villar baru saja diangkat kembali menjadi Presiden dari organisasi yang sudah dipimpinnya sejak tahun 1988.

Menanggapi penangkapan Villar, Tebas mengaku sudah tidak kaget lagi dengan kasus korupsi dan penipuan. Ini karena borok yang terjadi ditubuh RFEF memang sudah mencuat dari 10 tahun yang lalu.

“Saya tidak mau berkata negatif di RFEF. Namun disisi lain, hal buruk yang dicibirkan orang perihal RFEF memang ternyata benar adanya. Hal ini sudah terjadi sejak 10 tahun yang lalu”, papar Tebas saat disambangi Euro Press.

Berdasarkan informasi, Tebas dan Villar terkenal sebagai 2 figur yang sering bersinggungan di Spanyol. Salah satu hal yang pernah diributkan oleh mereka berdua baru-baru ini, antara lain adalah konflik pendapat terkait hak siar Liga Spanyol.

Tebas dan Villar memang sering dikabarkan berselisih. Yang paling baru, mereka sempat ribut gara-gara perbedaan pendapat tentang hak siar Liga Spanyol. Atas kejadian ini, sampai-sampai RFEF memutuskan untuk men- stop liga. Dimana penyebabnya adalah kesepakatan awal terkait skema pembagian hak siar yang paling baru pun sama sekali belum terealisasi hingga sekarang.

Iniesta Mau Mengabdi Penuh di Barca

Iniesta Mau Mengabdi Penuh di Barca
Iniesta Mau Mengabdi Penuh di Barca

Lama bermain di Barcelona, Andres Iniesta menyatakan kalau dirinya bakal terus mengabdi di Camp Nou hingga tiba waktunya gantung sepatu. Selama ini, gelandang 33 tahun itu sudah memperkuat The Catalan lebih dari setengah umurnya. Kendati, kontraknya di Barca bakal habis pada bulan Juni 2018 dan belum disodorkan kontrak baru lagi.

Sebelumnya ramai dibicarakan, kalau Iniesta bakal hengkang secara cuma-cuma dari Blaugrana. Lantaran dirinya akan menghabiskan sisa masa kontraknya, jika tidak ditawari kontrak baru oleh klubnya. Namun ternyata, Iniesta menyatakan kalau dirinya hanya akan menetap bersama Barca dan emoh pindah ke klub lain.

“Saya sudah bermain di Barca sejak saya masih berusia 12 tahun. Jadi bagi saya Barca bukan sekedar sebuah hubungan profesional, namun sudah terkait juga secara emosional”, tegasnya saat disambangi Marca.

Pemain timnas Spanyol itu nampaknya juga optimis, bahwa Barca bakal memperpanjang kontraknya. Pasalnya, ia mengaku kalau dirinya masih mampu berlaga di kompetisi papan atas hingga beberapa tahun lagi

Iniesta sepertinya juga sangat optimistis bisa mendapatkan kontrak baru dari Barca. Dia mengaku bahwa, dirinya masih sanggup untuk bermain di kompetisi sepakbola level tertinggi dalam beberapa tahun lagi.

“Rasanya, saya masih sanggup kok untuk berlaga. Terlalu dini bagi saya untuk pensiun sekarang. Namun jika saya pensiun, Barca akan menjadi klub yang pertama dan terakhir di sepanjang perjalanan karir saya sebagai pemain. Itu pasti”, imbuh Iniesta.