Valverde Puji Pemain Serepnya di Barca

Valverde Puji Pemain Serepnya di Barca
Valverde Puji Pemain Serepnya di Barca

Tanpa didampingi Trio MSN, Barcelona memang tampil pincang saat menyambut Real Betis di Camp Nou dini hari tadi (Senin, 21 / 8 / 2017) WIB. Kendati begitu, Barca tetap menuntaskan laga dengan kemenangan 2 – 0 atas tim tamu lantaran peran sejumlah pemain cadangan.

Selain harus mengikhlaskan kepergian Neymar ke klub kakap asal Prancis, Paris Saint Germain (PSG), kepincangan Blaugrana semakin bertambah kala Luis Suarez harus absen. Pasalnya, sang juru gedor kelahiran Uruguay 30 tahun silam itu sedang menjalani proses pemulihan cidera dan diperkirakan baru bisa merumput lagi 3 minggu kedepan.

Masalah juga tidak hanya bercokol di lini depan saja, namun juga pada lini tengah dan lini bertahan Barca. Sama seperti Suarez, Andre Iniesta yang biasa berperan sebagai gelandang dan Gerard Pique yang mengisi posisi bek juga tengah menjalani recovery.

Namun, siapa sangka Sang Dewi Fortuna masih berpihak kepada klub asal Catalan itu. Barca tetap menuntaskan pertandingan pekan 1 La Liga itu dengan kemenangan 2 – 0 atas Real Betis. Bukan karena Barca tetap oke tampil dengan 1001 macam masalah, namun karena gol bunuh diri yang dikreasi oleh Alin Tosca dan juga Sergi Roberto.

Dengan kemenangan telak tersebut, lantas Barca berhak mendapat tambahan 3 poin di klasemen sementara La Liga.

Disisi lain, sang pelatih, Ernesto Valverde beranggapan kalau kemenangan squadnya tidak terjadi semata-mata karena kebetulan. Akan tetapi karena peran para pemain cadangan yang sangat membantu Barca pada saat yang genting.

“Kalau tidak ada mereka (pemain cadangan), bisa jadi Barca tidak bakalan menang seperti ini”, puji Valverde.

Kemenangan Barca pada minggu pertama di La Liga memang bermakna besar. Hal ini menunjukkan kalau mereka tetap tegar, walau kemarin sempat dipecundangi telak-telak oleh Real Madrid pada ajang Piala Super Spanyol.

“Lagipula, kemenangan ini membuktikan kalau kami punya squad yang bermental baja. Kami tidak larut berlama-lama dalam hasil buruk”, imbuh pelatih asal Spanyol berumur 53 tahun itu.

Siapa Bilang Madrid Mau Jual Bale

Siapa Bilang Madrid Mau Jual Bale
Siapa Bilang Madrid Mau Jual Bale

Mendengar isu kalau salah satu gelandangnya, Gareth Bale mau disikat Jose Mourinho, Florentino Perez Sang Presiden Real Madrid pun turut angkat bicara. Perez secara tegas mengatakan kalau Bale tetap akan bertahan di klub.

“Tidak usah diperdulikan semua isu tentang Gareth. Ia tidak akan kemana-mana dan tetap bertahan di klub”, ujar milyuner asal Spanyol itu.

Sebelum ini, gosip tentang gelagat Mou memang berhembus sangat kencang di media. Seiring dengan pemberitaan miring kalau Los Blancos sudah tidak membutuhkan tenaga Bale lagi di squad -nya.

Keputusan akhir The Special One dalam menciduk Bale ke Old Trafford pun, dinilainya lewat kompetisi perdana Piala Super Eropa WIB dini hari barusan (Rabu, 9 / 8 / 2017). Sayang pada laga yang mempertemukan Madrid dengan MU tersebut, Bale ikut diturunkan oleh Zinedine Zidane, sang pelatih. Sontak, harapan Mou untuk memboyong pemain berumur 28 tahun itu pun mendadak sirna. Apalagi, Bale dipasang Zidane sebagai starter hingga menit ke 74 dan turut meyumbang assist bagi gol Madrid yang dicetak Isco.

“Game over sudah. Tidak usah memikirkan Bale lagi”, keluh Mou pada konferensi persnya pasca bertanding melawan Madrid.

Sementara itu, Perez juga menambahkan kalau Bale bukanlah pemain ece-ece yang bakal dilepasnya begitu saja. Baginya, Bale masih terkategori sebagai pemain terbaik level dunia.

“Lagipula, mana mungkin saya sembarangan melepas Gareth. Dia itu pemain yang bisa dibilang masuk kedalam daftar pemain terbaik tingkat dunia”, sambung Perez kepada Football de Espana.

Dengan tetap bertahannya Bale di Santiago Bernebeu, maka pria asli Inggris itu sudah mengabdi selama 5 tahun di Madrid. Bale pertama kali berganti seragam, saat dipinang Madrid dari Tottenham Hotspur tahun 2013 silam. Kedepan, kontrak Bale di Madrid masih terus berjalan hingga tahun 2022 mendatang.

Demi Menghebohkan Piala Dunia 2018, Rusia Rela Merogoh Kocek Besar

Setahun menjelang digelarnya Piala Dunia 2018, Rusia sebagai tuan rumah pun sedang disibukkan dengan pembenahan semua fasilitas sepakbola yang akan digunakan nantinya. Adapun, Rusia tidak hanya mempersiapkan fasilitas sepakbolanya untuk sekedar bisa digunakan dengan layak saja. Melainkan dilakukannya berbagai pemugaran besar-besaran, hanya untuk menampilkan sesuatu yang menawan bagi para tamu negara yang akan berkunjung nantinya. Sesuai dengan berita yang dimuat di Architectural Diggest, ada 4 stadion sepakbola yang didandani habis-habisan oleh Negeri Tirai Besi tersebut. Baik dari visualisasi eksterior, maupun juga dengan interiornya. Berikut adalah keempat stadion yang sudah pasti menguras banyak uang negara, namun tampil cantik pada turnamen sepakbola 4 tahunan itu.

1. Kazan Arena

Piala Dunia 2018 - Kazan Arena Interior
Piala Dunia 2018 – Kazan Arena Interior
Piala Dunia 2018 - Kazan Arena Eksterior
Piala Dunia 2018 – Kazan Arena Eksterior

Pemugaran yang dilakukan pada stadion sepakbola yang didesain oleh sebuah perusahaan Arsitektur, Populous yang berlokasi  di New York, Amerika Serikat (AS) itu sudah dimulai pada 4 tahun yang lalu. Tepatnya pada bulan Juli 2013. Sejauh ini, markas salah satu klub sepakbola Rusia, Rubin Kazan FC itu, sudah memakan biaya renovasi hingga 450 jt USD. Nantinya, Kazan Arena akan mampu menampung hingga maksimal 45,379 penonton yang ingin menyaksikan aksi timnas favoritnya di Piala Dunia 2018.

2. Krestovsky Stadium

Piala Dunia 2018 - Krestovsky Stadium Interior
Piala Dunia 2018 – Krestovsky Stadium Interior
Piala Dunia 2018 - Krestovsky Stadium Eksterior
Piala Dunia 2018 – Krestovsky Stadium Eksterior

Sesuai dengan nama empunya stadion sepakbola, Zenit FC St. Petersburg, lokasi Krestovsky Stadium dibangun di St. Petersburg, Rusia. Untuk mempersiapkan bangunan ini menjadi sarana digelarnya Piala Dunia 2018, pemerintah sudah menggelontorkan uang hingga 1,4 M USD. Berdasarkan keterangan dari sang perancang bangunan, Kisho Kurokawa, stadion sepakbola ini akan mampu menampung hingga 80,000 penonton pada Piala Dunia 2018. Walaupun idealnya, kapasitas penonton yang biasanya ditampung oleh Krestovsky Stadium hanya mencapai 68,000 orang saja.

3. Arena Otkrytiye

Piala Dunia 2018 - Arena Otkrytiye Interior
Piala Dunia 2018 – Arena Otkrytiye Interior
Piala Dunia 2018 - Arena Otkrytiye Eksterior
Piala Dunia 2018 – Arena Otkrytiye Eksterior

Berdiri atas kolaborasi 2 perusahaan kelas kakap yang melebarkan sayap hingga ke Moskow, Rusia, yakni perusahaan teknik asal AS, AECOM dan perusahaan Arsitektur asal Inggris, Dexter Moren Associates. Untuk mendongkrak penampilannya, Arena Otkrytiye sendiri sudah menguras kocek hingga 430 jt USD. Stadion sepakbola yang biasa dijadikan markas Spartak FC Moskow dan timnas sepakbola Rusia ini diperkirakan akan mampu menampung 45,360 penonton pada turnamen Piala Dunia tahun depan.

4. Fisht Stadium

Piala Dunia 2018 - Fisht Stadium Interior
Piala Dunia 2018 – Fisht Stadium Interior
Piala Dunia 2018 - Fisht Stadium Eksterior
Piala Dunia 2018 – Fisht Stadium Eksterior

Dirancang oleh perusahaan yang juga merancang Kazan Arena, Populous. Sebelumnya, Fisht Stadium sengaja dibangun untuk menyelenggarakan Olimpiade musim dingin di Rusia tahun 2014 lalu. Walaupun secara ideal stadion sepakbola yang berlokasi di Sochi, Rusia ini hanya mampu menampung sebanyak 40,000 penonton, Piala Dunia 2018 akan memaksa Fisht Stadium untuk menampung hingga maksimal 47,660 penonton.

Lalu stadion manakah dari keempat stadion sepakbola di Rusia tersebut, yang menurut Anda punya penampilan paling menawan?

Tikus Korup Bersarang di Federasi Sepakbola Spanyol

Tikus Korup Bersarang di Federasi Sepakbola Spanyol
Tikus Korup Bersarang di Federasi Sepakbola Spanyol

Situasi tersebut ternyata sudah tidak asing lagi bagi Javier Tebas, selaku Presiden La Liga Spanyol.

Pada awal pekan ini (Selasa, 18 / 7 / 2017), Presiden RFEF (Federasi Sepakbola Spanyol), Angel Maria Villar ditangkap pihak berwajib, lantaran tersandung kasus dugaan korupsi. Tidak tersandung sendirian, kasus korupsi tersebut disinyalir juga ikut melibatkan putranya yang bernama Gorka dan sejumlah anggota RFEF lainnya. Bapak dan anak ini pada akhirnya harus diciduk Pengadilan Tinggi Spanyol, lantaran sedang gencar-gencarnya melakukan operasi anti korupsi. Dimana Villar dan putranya, Gorka dituduh telah menyalahgunakan jabatan yang dipegangnya dengan melakukan penipuan dokumen resmi dan mencatut uang.

Tentu saja, penangkapan ini sangat membuat para pencinta sepakbola di Spanyol terkejut bukan kepalang. Pasalnya, Villar baru saja diangkat kembali menjadi Presiden dari organisasi yang sudah dipimpinnya sejak tahun 1988.

Menanggapi penangkapan Villar, Tebas mengaku sudah tidak kaget lagi dengan kasus korupsi dan penipuan. Ini karena borok yang terjadi ditubuh RFEF memang sudah mencuat dari 10 tahun yang lalu.

“Saya tidak mau berkata negatif di RFEF. Namun disisi lain, hal buruk yang dicibirkan orang perihal RFEF memang ternyata benar adanya. Hal ini sudah terjadi sejak 10 tahun yang lalu”, papar Tebas saat disambangi Euro Press.

Berdasarkan informasi, Tebas dan Villar terkenal sebagai 2 figur yang sering bersinggungan di Spanyol. Salah satu hal yang pernah diributkan oleh mereka berdua baru-baru ini, antara lain adalah konflik pendapat terkait hak siar Liga Spanyol.

Tebas dan Villar memang sering dikabarkan berselisih. Yang paling baru, mereka sempat ribut gara-gara perbedaan pendapat tentang hak siar Liga Spanyol. Atas kejadian ini, sampai-sampai RFEF memutuskan untuk men- stop liga. Dimana penyebabnya adalah kesepakatan awal terkait skema pembagian hak siar yang paling baru pun sama sekali belum terealisasi hingga sekarang.

Iniesta Mau Mengabdi Penuh di Barca

Iniesta Mau Mengabdi Penuh di Barca
Iniesta Mau Mengabdi Penuh di Barca

Lama bermain di Barcelona, Andres Iniesta menyatakan kalau dirinya bakal terus mengabdi di Camp Nou hingga tiba waktunya gantung sepatu. Selama ini, gelandang 33 tahun itu sudah memperkuat The Catalan lebih dari setengah umurnya. Kendati, kontraknya di Barca bakal habis pada bulan Juni 2018 dan belum disodorkan kontrak baru lagi.

Sebelumnya ramai dibicarakan, kalau Iniesta bakal hengkang secara cuma-cuma dari Blaugrana. Lantaran dirinya akan menghabiskan sisa masa kontraknya, jika tidak ditawari kontrak baru oleh klubnya. Namun ternyata, Iniesta menyatakan kalau dirinya hanya akan menetap bersama Barca dan emoh pindah ke klub lain.

“Saya sudah bermain di Barca sejak saya masih berusia 12 tahun. Jadi bagi saya Barca bukan sekedar sebuah hubungan profesional, namun sudah terkait juga secara emosional”, tegasnya saat disambangi Marca.

Pemain timnas Spanyol itu nampaknya juga optimis, bahwa Barca bakal memperpanjang kontraknya. Pasalnya, ia mengaku kalau dirinya masih mampu berlaga di kompetisi papan atas hingga beberapa tahun lagi

Iniesta sepertinya juga sangat optimistis bisa mendapatkan kontrak baru dari Barca. Dia mengaku bahwa, dirinya masih sanggup untuk bermain di kompetisi sepakbola level tertinggi dalam beberapa tahun lagi.

“Rasanya, saya masih sanggup kok untuk berlaga. Terlalu dini bagi saya untuk pensiun sekarang. Namun jika saya pensiun, Barca akan menjadi klub yang pertama dan terakhir di sepanjang perjalanan karir saya sebagai pemain. Itu pasti”, imbuh Iniesta.

Kalau Punya 75,8M, Medel Siap Diterbangkan ke Turki

Kalau Punya 75,8M, Medel Siap Diterbangkan ke Turki
Kalau Punya 75,8M, Medel Siap Diterbangkan ke Turki

Ada indikasi yang menyiratkan, kalau Inter Milan bakal menerbangkan salah satu gelandangnya, Gary Medel ke Turki. Pasalnya, salah satu klub sepakbola asal Turki, Trabzonspor tengah menaksir pemain timnas Chile itu. Adapun, Inter telah melakukan negosiasi dengan Trabzonspor terkait pemindahan Medel.

Sebelumnya Medel diangkut Inter dari Cardiff City, saat digelarnya bursa transfer musim panas 2014. Bermain selama 3 musim, Medel telah merumput lebih dari 100 kali bersama Nerazurri di berbagai ajang. Adapun, pemain berumur 29 tahun itu sudah mengemas 1 gol dan 6 assist buat Tim Biru Hitam.

Kendati sudah awet di Inter, kelanjutan karir Medel pun menjadi spekulasi kala masuknya Luciano Spalletti sebagai pelatih Inter yang baru.

Boca Juniors tadinya sempat tertarik untuk membawa Medel pulang. Sayang, mantan klubnya itu tidak punya kocek senilai harga banrol yang dilabeli Inter kepada Medel. Yakni, sekitar 7,000,000 Euro atau setara dengan 106 Milyar Rupiah. Ditengah ketidaksanggupan Boca mengangkut Medel, Trabzonspor pun menyodorkan diri untuk membeli Medel. Dimana kabarnya, klub besutan Ersun Yanal itu menyanggupi jumlah uang tebusan yang ditodongkan oleh Inter.

“Kesepakatan antara kami dan Inter soal Medel sudah bulat”, kata Muharrem Usta selaku Presiden klub Trabzonspor saat ditemui Sporx dan Football Italia.

“Kalaupun proses transfer kami gagal, kami sudah punya 2 pemain lain sebagai alternatif pengganti Medel”, imbuh Usta lagi.

Sejauh ini, media telah melakukan investigasi dan mengetahui berapa jumlah harga yang sudah disanggupi Trabzonspor untuk memboyong Medel dari San Siro. Yaitu, sebesar 5,000,000 Euro atau sebanding dengan 75,8 M jika diRupiahkan.

Juve Dekati Matuidi Lagi Dengan Uang 228M

Juve Dekati Matuidi Lagi Dengan Uang 228M
Juve Dekati Matuidi Lagi Dengan Uang 228M

Hanya lantaran gagal untuk mengangkut Blaise Matuidi dari PSG (Paris Saint Germain) pada musim lalu, tak lantas membuat Juventus patah arang untuk kembali mendekati gelandang berusia 30 tahun itu.

Tadinya selepas Paul Pogba ditendang dari Juventus, Matuidi sudah kencang digosipkan bakal pindah ke Tim Nyonya Tua. Mengingat kelanjutan karirnya di PSG saat itu tengah menjadi spekulasi. Namun begitu, kepastian proses transfer Matuidi mendadak hilang ditelan bumi dan ia pun masih merumput untuk PSG.

Disisi lain, minat Juve terhadap pemain timnas Prancis itu ternyata belum surut. Pada musim panas ini, Juve kembali melakukan pendekatan kepada Matuidi lagi. Dimana mereka melihat adanya peluang, saat kontrak Matuidi di PSG akan habis pada akhir tahun 2018 besok. Dengan kondisi tersebut, maka PSG pun harus buru-buru menjualnya ke klub lain. Andaikata The Parisians tidak mau kehilangan pemainnya itu dengan percuma.

Sejauh ini, pembicaraan sudah dilakukan lagi oleh manajemen Juve kepada agensi Matuidi, Mino Raiola lewat telpon. Dimana, mereka sudah janjian untuk kopi darat pada hari Selasa besok (4 / 7 / 2107). Kabarnya, Juve berani menggelontorkan uang dengan nilai maksimal 15,000,000 Euro atau setara dengan 228 Miliar jika di- Rupiahkan.

Usaha merekrut Matuidi memang menjadi plan b Bianconeri, setelah mengalami problem dalam mengangkut Steven N’Zonzi yang merupakan penggawa Sevilla. Harga bandrol Sevilla sebesar 40,000,000 Euro untuk N’Zonzi, dinilai Juve terlalu mahal.

Selain mendekati Matuidi, Serge Aurier juga menjadi pemain PSG lain yang tengah dibidik Juve. Dengan ekspektasi, peran Aurier yang mampu bermain multi posisi sebagai bek kanan, tengah, ataupun kiri bisa memperkuat lini pertahanan mereka.

Mending Rooney Pindah ke China

Mending Rooney Pindah ke China
Mending Rooney Pindah ke China

Sadar kalau tenaganya sudah mulai terpinggirkan di MU (Manchester United), Wayne Rooney berniat untuk mencari klub baru di musim depan.

Niat itu muncul kala pada musim lalu, Jose Mourinho kerap menaruh sang kapten di bangku cadangan. Apalagi, terdengar kabar kalau Mou hendak merekrut penyerang baru pada bursa transfer musim panas tahun ini (2017).

Dari perbincangan di publik, sejumlah klub sudah menyodorkan penawaran untuk menarik Rooney. Sebut saja salah satu klub Liga Premier, Everton dan beberapa klub di MLS dan Liga China. Namun, salah satu pengamat sepakbola, Eriksson menyarankan kepada striker 31 tahun itu memilih tawaran bermain di klub Liga China.

“Saya sarankan Rooney untuk bermain di China. Disana dia akan mendapat pengalaman baru yang baik”, kata Erikkson yang dulu sempat menangani klub sepakbola di China itu.

Dulunya, Erikkson pernah menjadi pelatih di sejumlah klub China seperti halnya Shanghai SIPG, Shenzhen FC dan juga Guangzhou.

“Apalagi China negara yang indah. Saya yakin Rooney dan keluarganya akan kerasan tinggal disana”, ujarnya lagi sepertin yang terlansir di ESPN.

“Untuk masalah kehidupan keluarganya, saya rasa Rooney tidak perlu pusing. Ada banyak sekolah internasional, mulai dari Taman kanak-Kanak untuk menyekolahkan anak-anaknya yang masih kecil disana”.

“Mungkin dia (Rooney) dan keluarganya hanya harus beradaptasi di soal bahasa. Namun kalau tinggal di Shanghai dan Beijing, disana banyak sekali orang Barat. Saat saya tinggal disana, saya sering sekali bertemu orang Swedia dan Eropa lainnya. Mereka rata-rata bekerja untuk perusahaan besar yang membuka cabang di China”.

“Sebai pemain yang punya nama besar seperti Rooney, saya yakin betul ia akan disambut dengan sangat baik disana”, papar manajer Shenzen FC itu.

Sebagai pemain yang termasuk sudah uzur, saran Eriksson hendaknya memang didengar oleh Rooney. China memang terkenal sebagai negara yang klub-klub sepakbolanya berani membayar mahal untuk merekrut pemain-pemain asing. Sesuai dengan kondisi Rooney yang karirnya kian meredup seiring bertambahnya usia di Liga Premier.

Gabigol Diprediksi Bakal Dipinjamkan Inter

Gabigol Diprediksi Bakal Dipinjamkan Inter
Gabigol Diprediksi Bakal Dipinjamkan Inter

Untuk saat ini, Gabriel Barbosa harus ikhlas dipinggirkan oleh Inter Milan untuk musim depan. Inter dikabarkan sudah mengumumkan bahwa siap meminjamkan Gabigol pada klub mana saja yang berminat.

Sebelumnya Gabigol dibeli Inter dari Santos setahun yang lalu (Juni 2016), dengan ekspektasi bakal memperuncing lini serangnya. Sayang, performa striker asli Brazil itu berada diluar harapan Inter.

Alhasil selama bergulirnya musim lalu (2016 – 2017), Gabigol tak pernah lagi dipasang sebagai starter di Serie-A. Ia pun cuma mampu menyumbangkan gol semata wayang bagi klub berjuluk Internazionale itu. Tak heran, jika publik menspekulasikan kelanjutan karirnya di Inter.

Belakangan, klub Las Palmas digadang-gadang tengah jatuh hati pada Gabigol. Kendati, rumor tersebut ditepis mentah-mentah olehnya. Ia justru menegaskan kalau hatinya tetap berada di Nerazzurri. Selain itu, ia pun berharap diberi kesempatan untuk memperbaiki diri oleh pelatihnya, Luciano Spalletti di musim depan.

Disisi lain, Wagne Ribeiro, agensi dari Gabigol sudah menyatakan di media kalau kliennya itu positif bakal dipinjamkan Inter di musim depan.

“Saya sudah ditelpon Inter. Mereka mengatakan kalau memang ingin meminjamkan Gabigol di musim depan”, papar Ribeiro saat ditemui Soccerway.

“Bagusnya dengan dipinjamkan ke klub lain, Gabigol lebih berpeluang untuk menambah jam terbang bermain”, tandasnya.

Sejumlah klub asal La Liga dan Liga Premier juga disebut Ribeiro sudah mengirimkan proposal untuk meminjam pemain timnas Negeri Samba itu kepada klubnya, Inter Milan.

Kembalilah Pulang ke AC Milan, Ibra

Kembalilah Pulang ke AC Milan, Ibra
Kembalilah Pulang ke AC Milan, Ibra

Tersemat predikat bebas transfer pasca distop kontraknya oleh Manchester United (MU), AC Milan diusulkan untuk segera memanggil pulang bomber 35 tahun tersebut.

Sejatinya, kiprah Ibra di Setan Merah amatlah ciamik. Selama bermain bersama MU pada musim kemarin, pria kelahiran Swedia itu sudah mempersembahkan 28 gol. Namun sayang, Ibra didera cidera parah pada ligamennya saat bermain di Liga Eropa.

Menjadi pemain super oke nan lajang, tentu saja profil Ibra banyak ditaksir para klub. Mulai dari klub asal Italia, Inggris dan juga Amerika disebut tengah memburunya.

Disisi lain, AC Milan sangat didorong untuk memanggil Ibra kembali pulang ke San Siro. Hal ini disampaikan langsung pula oleh Silvio Berlusconi, mantan pemilik Rossoneri.

“Saya sangat senang sekali, bila Ibra berseragam AC Milan lagi mulai musim depan”, ujar Berlusconi kepada Football Italia.

“Mungkin dia sudah termasuk uzur, tapi skill-nya masih ok. Masih sangat berguna bagi AC Milan”, terusnya.

“Saya sangat berharap, pada musim depan Ibra sudah mengenakan jersey Milan nomor punggung 9”, tuntas pebisnis asal Italia 80 tahun itu.

Sebelum ini, Ibra memang pernah bermain di AC Milan selama 2 musim. Yakni pada tahun 2010 – 2011, yang dilanjutkan pada 1 musim berikutnya hingga 2012. Selama 2 musim bergabung, dia ikut membawa AC Milan 1 kali menjuarai Liga Serie-A dan 1 kali menjuarai Piala Super Italia.